Wednesday , 1 October 2014
Home >> PELUANG USAHA >> Peluang Ekspor Produk UKM
Peluang Ekspor Produk UKM

Peluang Ekspor Produk UKM

Wirausahawan sejati adalah orang yang berani bersaing dengan kompetitornya dan berani mengambil risiko, termasuk kegagalan.

Jangan sekali-kali meremehkan usaha skala kecil. Walaupun skalanya masih bisnis sampingan, jika dikerjakan secara serius, usaha itu memiliki potensi cerah untuk merambah pasar luar negeri. Dewasa ini, pemerintah begitu gencar mengayomi para pelaku usaha menengah atau UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk terus berinovasi mengembangkan produknya agar bisa bersaing dengan produk luar. Merebut peluang ekspor merupakan target utama bagi pelaku bisnis UKM.

Modal Dasar Meraih Peluang Ekspor

Mewujudkan rencana besar itu bukanlah perkara gampang. Namun, bukan pula sebuah usaha yang sulit diwujudkan. Syaratnya adalah Anda harus selalu menjaga kualitas produk. Untuk mencapai syarat-syarat ekspor, Anda harus mau mempelajari kompetitor lain yang sudah merambah pasar luar negeri. Survei pasar hukumnya wajib bagi calon eksportir karena Anda harus tahu kapasitas produksi dengan kuota ekspor yang ditetapkan buyer luar negeri.

Selain itu, Anda harus bersedia membuat produk sesuai pesanan pelanggan di luar negeri. Wirausahawan sejati adalah orang yang berani bersaing dengan kompetitornya dan berani mengambil risiko, termasuk kegagalan. Yang jelas, Anda harus selalu belajar kapan saja. Gemar mencari dan membina relasi-relasi bisnis. Jangan lupa ikuti selalu ajang pameran-pameran produk UKM, karena di situ merupakan tempat buyer luar negeri berkumpul mencari produk lokal untuk dijual di pasar internasional.

Aneka Bisnis UKM yang Berorientasi Ekspor

Banyak sekali contoh bisnis yang berhasil merambah pasar internasional. Produk dari UKM, seperti produk craft, yang mencerminkan lokalitas biasanya disukai pasar luar negeri. Berikut ini contoh-contoh bisnis yang memiliki prospek menembus pasar ekspor.

1. Furniture Reproduksi. Bisnis furniture tidak akan pernah surut karena furniture merupakan salah satu kebutuhan utama untuk mengisi rumah hunian. Bisnis furniture reproduksi adalah usaha membuat mebel bergaya antik atau klasik art deco dengan kayu bekas sebagai bahan utamanya. Bahan kayu ini biasanya diambil dari bongkaran rumah tua dan tiang listrik peninggalan Belanda yang dulu memakai kayu ulin dari Kalimantan.

Di Yogyakarta, banyak sekali sentra produksi mebel reproduksi dan rata-rata mereka sudah berhasil menebus pasar Eropa dan Amerika yang terkenal selektif akan kualitas produk. Kunci sukses agar menembus pasar internasional adalah mereka bekerja sama dengan pemilik show room atau art shopdi Bali untuk sekadar mendisplay barangnya di sana.

Ilustrasi (Foto: freshseafoodexporter.com)

Perlu Anda ketahui bahwa Bali merupakan pintu utama untuk mengenalkan produk lokal ke asing. Bali adalah pusat pariwisata yang banyak dikunjungi oleh orang asing. Ikutilah segala acara pameran produk lokal yang diselenggarakan oleh pemerintah dan swasta.

2. Olahan Hasil Laut dan Fish Processing. Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki potensi produk laut yang belum digarap maksimal. Hasil laut, seperti ikan tuna, cakalang, dan lobster, merupakan komoditi ekspor andalan selain migas. Ada beberapa pengusaha UKM yang berhasil mengekspor produk olahan laut, seperti filettuna dan udang beku, ke pasar Jepang dan Korea. Kedua negara ini merupakan konsumen utama bagi produk laut Indonesia.

Kunci sukses agar dapat mengekspor hasil laut ke Jepang dan Korea, yakni higienitas produk harus terjamin, sanitasi kebersihan pabrik benar-benar harus dijaga kebersihannya. Selain harus memperhatikan kesegaran produk, sarana angkutan dari pabrik menuju bandara harus lancar. Untuk mendapatkan semua itu, Anda harus mendaftarkan produk Anda ke badan POM untuk diteliti kandungan gizinya. Setelah itu, Anda akan mendapatkan sertifikat produk.

AnneAhira.com. (http://www.anneahira.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>