Wednesday , 16 April 2014
Home >> PROFIL USAHA >> Peluang Usaha >> Sabut Kelapa, Peluang Bisnis Orientasi Ekspor
Sabut Kelapa, Peluang Bisnis Orientasi Ekspor
Ilustrasi (www.cocopeat.com)

Sabut Kelapa, Peluang Bisnis Orientasi Ekspor

Menurut data Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI), 15 miliar butir sabut kelapa terbakar sia-sia. Padahal, sabut kelapa dapat diolah menjadi bahan pengganti busa atau kapas untuk bantal, kasur, jok mobil, jok motor, spring bed, dan sofa.

Bagi sebagian masyarakat, sabut kelapa bisa digunakan sebagai bahan untuk membuat sapu dan keset. Namun, banyak juga yang membakar atau membuangnya ke tempat sampah, lantaran tak tahu pemanfaatannya. Tapi, tahukah Anda, sabut kelapa dapat diolah menjadi bahan industri yang bernilai ekonomi tinggi? Sabut kelapa bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi Anda.

Serat sabut kelapa (coco fiber) dan serbuk sabut kelapa (coco peat) ternyata dapat diolah menjadi berbagai produk jadi, yakni bahan pengganti busa atau kapas untuk bantal, kasur, jok mobil, joko motor, spring bed, sofa, dan tali.

Seperti dimuat di laman produkkelapa.wordpress.com, coco fiber adalah bahan dasar untuk kerajinan sabut kelapa, sedangkan coco peat dapat digunakan sebagai media tanam dan pupuk.

Sampai di sini, bagi Anda yang belum bisa mengolahnya lebih lanjut pun bisa memperoleh penghasilan tambahan dengan menjual coco fiber dan coco peat tersebut ke luar daerah, atau pun ke luar negeri, seperti China dan Korea.

Ragam Manfaat

Coco Fiber (Ist.)

Sabut kelapa/coco fiber ternyata dapat juga digunakan sebagai bahan dasar industri tali. Dari tali tersebut pun dapat dimanfaatkan lagi untuk berbagai produk turunan, seperti produk-produk seperti kerajinan, atau untuk tali kapal, dan sebagainya.

Lebih dari itu, dalam industri rumah tangga, coco fiber juga bisa digunakan sebagai bahan dasar berbagai produk kerajinan. Produk-produk tersebut, antara lain seperti keset, matras olahraga, sapu rumah, sikat, dan sebagainya.

Sementara di dalam industri meubelair, coco fiber dapat diaplikasikan ke berbagai produk, seperti untuk kasur spring bed, jok mobil, jok pesawat, matras olahraga, coco pot/pot sabut, untuk bahan dasar pengganti fiber glass, peredam suara dan sebagainya. Aplikasi produk meubelair biasa juga disebut dengan rubberrized coir/industri sabut berkaret.

Coco Peat (Ist)

Untuk pemanfaatan lain, coco fiber dan coco peat juga dapat digunakan untuk aplikasi penghijauan. Produk coco mesh dan coco fiber dapat menghijaukan lahan-lahan kritis, reklamasi pantai dengan mencegah erosi dan abrasi. Coco fiber juga dapat diaplikasikan untuk sarana penghijauan taman. Unsur serap air pada coco fiber dapat dimanfaatkan untuk membuat garden roof (taman atap bangunan), juga dapat dibuat taman buah-buahan di lahan terbatas.

Nah, tunggu apalagi, segeralah memulai, sehingga 15 miliar butir sabut kelapa tidak lagi terbakar sia-sia. Sebagai negara penghasil kelapa terbesar di dunia, Anda punya peluang besar untuk menjalankan bisnis ini. [Pio]