pentingnya kecepatan website

Jangan Sepelekan! Website Lambat Bisa Berpotensi Membuat Bisnis Anda Sekarat

Wordpress

Anda akan mencari sebuah produk lampu LED, dengan mengetikkan kata kunci “lampu LED” di mesin pencari Google, Anda mendapatkan beberapa rekomendasi laman website. Setelah menemukan website yang dicari, Anda mengklik website tersebut dan 1…2…3…4….5…6…7 detik website tak kunjung terbuka. Lalu Anda memilih menutup laman web tersebut dan mencari situs web lainnya.

Ada yang pernah mengalami kejadian serupa? Mengesalkan bukan, ketika kita hendak mencari informasi di internet, namun website yang kita klik memakan waktu lama saat loading? Eits tenang! Bukan Anda saja lho yang mengalami kejadian tersebut! Faktanya, 53% dari pengunjung website akan meninggalkan laman web yang memakan waktu lebih dari 3 detik untuk loading. 

Ya, tidak dapat dipungkiri lagi, kecepatan website menentukan eksistensi dari website itu sendiri. Pasalnya, tidak ada orang yang mau menunggu lama dan menghabiskan waktu mereka hingga website terbuka secara utuh. Alhasil, pengunjung akan langsung kabur dan berpindah ke website lain yang lebih cepat. Tentu alasan memperhatikan pentingnya kecepatan website bukan hanya sekadar itu saja, namun beberapa alasan lain mengapa website yang lelet atau ‘lemot’ bisa berpengaruh terhadap bisnis Anda! Berikut merupakan penjelasan mengenai pentingnya kecepatan website bagi bisnis Anda!

1. Mengurangi Traffic Website

Sebetulnya, ketika Anda menganalisis performance website Anda melalui Google Analytics, dampak dari kecepatan website terhadap traffic pengunjung juga bisa teridentifikasi. Anda bisa mengamati pengaruh kecepatan terhadap traffic dari beberapa faktor, di antaranya sumber traffic website (organic search dan direct traffic), bounce rate, dan rata-rata waktu yang dihabiskan pengunjung (average session duration) di laman web Anda.

Indikasi website yang memiliki performance kurang baik di antaranya;

  • Pengunjung tidak mau berlama-lama di laman web Anda yang lemot. Biasanya rata-rata waktu yang dihabiskan oleh pengunjung (average session duration)-nya hanya beberapa detik saja.
  • Tingginya persentase bounce rate, biasanya di kisaran 90% hingga 100%
  • Pages per session berada di angka yang kecil, yaitu berkisar 1 hingga 1,2.
  • Pengunjung loyal berkurang, dilihat dari jumlah direct traffic.

Oleh karena itu, kecepatan website perlu menjadi perhatian Anda agar website yang Anda kembangkan terus menghasilkan traffic pengunjung yang memuaskan dari waktu ke waktu. 

2. Berdampak Buruk Bagi Kinerja SEO dan Google Ranking

Semua pemilik website pasti setuju bahwa SEO merupakan nyawa dari sebuah website. Pasalnya, dengan tools ini, website atau konten website Anda akan berpotensi mendapat peringkat teratas di mesin pencari seperti Google. Meskipun tidak ada yang mengetahui secara pasti algoritma Google bekerja, namun sejak tahun 2010 Google sudah mengumumkan secara gamblang bahwa website yang memiliki kecepatan yang baik akan menjadi prioritas mereka.

Dengan kata lain, Google menjadikan kecepatan website sebagai tolak ukur website Anda atau konten yang Anda miliki berada di halaman pertama hasil pencarian. Nah, tentu tidak mau kan kinerja SEO yang sudah Anda kerjakan susah payah tidak menunjukkan hasil yang maksimal?

3. Memberikan Pengalaman yang Buruk Bagi Pengunjung

Jika diibaratkan, kecepatan web adalah kesan pertama yang akan didapatkan oleh pengunjung pada keseluruhan website. Jika kesan pertama sudah buruk di mata pengunjung karena website yang lemot. Konsekuensinya, mereka tidak akan mau kembali mengunjungi website Anda. 

Nah, lain halnya jika website Anda cepat dan mudah diakses. Secara otomatis, pengunjung juga akan terkesan, apalagi jika mereka mendapatkan informasi yang mereka cari di web Anda. Oleh karena itu, untuk memanjakan pengunjung, pemilik website wajib memastikan website cepat, mudah diakses, dan mobile responsive.

4. Menurunkan Tingkat Konversi

Tingkat konversi (conversion rate) pada sebuah website adalah persentase pengunjung yang datang ke website Anda dan melakukan tindakan yang diinginkan. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari melakukan transaksi (pembelian produk), langganan newsletter, download software, pendaftaran keanggotaan, dan lain-lain. Nah, tingkat konversi yang tinggi, salah satunya disebabkan oleh ketertarikan pengunjung.

Masalahnya, jika pengunjung yang pada awalnya menunjukkan ketertarikan untuk melakukan CTA di web Anda tapi terhalang loading website yang lambat, pengunjung besar kemungkinannya pengunjung mengurungkan niatnya. Ini bukan hanya bualan semata lho! Data statistik juga menyatakan bahwa penundaan 1 detik dapat mengurangi konversi sebesar 7%.

5. Berkurang atau Bahkan Hilangnya Loyalitas Pengunjung 

Inilah yang wajib diantisipasi oleh pemilik website yang menjual produknya secara online. Website yang Anda miliki haruslah cepat dan mudah diakses oleh pengunjung. Sebab, pengunjung ingin yang serba cepat. Jika website Anda lambat, jangan berharap pengunjung mau menghabiskan waktu untuk menunggu website Anda terbuka secara sempurna. Alhasil, pengunjung kabur dan mencari yang mereka butuhkan di website lain.

Hal ini tentu saja sangat berbahaya, apalagi jika bisnis Anda masih rintisan. Berbeda dengan website brand yang sudah punya “nama”, pengunjung akan sedikit lebih sabar menunggu. Tetapi, jika brand Anda masih kecil, pastikan pengunjung tidak akan kecewa dengan pelayananan website yang Anda tawarkan, ya!

6. Bounce rate menjadi tinggi

Bagi Anda yang belum tahu apa itu bounce rate, hal ini terjadi ketika pengguna mengunjungi situs website Anda dan meninggalkannya tanpa melakukan aktivitas apapun setelah membuka halaman web. Pengunjung tidak mengklik elemen halaman web apapun, termasuk CTA, tautan, atau bahkan item menu.

Proses pemuatan situs web yang lambat adalah faktor yang paling umum yang menyebabkan rasio bounce rate website menjadi tinggi. Tingginya rasio bounce rate ini dapat mengurangi engagement dari pengunjung terhadap situs web Anda. Dengan begitu, bisnis Anda akan mengalami konversi yang rendah.

7. Website berpotensi mengalami crash atau di-blacklist Google

Website yang lambat bisa jadi disebabkan oleh infeksi malware yang tidak terdeteksi di situs web Anda. Banyak peretas yang telah merancang berbagai jenis malware kompleks yang sulit dideteksi dan bisa menembus situs web tertentu, bisa jadi web Anda. Nah, konsekuensi terburuknya, jika website Anda terduga terinfeksi malware, Google akan menangguhkan situs web Anda, lho!

8. Website dianggap kurang siap bersaing dengan kompetitor

Performa website tentu saja menjadi faktor penting untuk meningkatkan brand awareness produk kita terhadap pengunjung. Di tengah persaingan online marketing seperti saat ini, produk yang Anda tawarkan harus dibuat dalam kemasan yang bagus dan layanan yang super mulus sehingga disukai oleh pengunjung. Berbeda, sebaik apapun produk Anda jika situs web yang memuat produk tersebut sulit diakses, alhasil pengunjung akan lebih memilih bertransaksi di website kompetitor.

9. Efek jangka panjang yang negatif bagi bisnis Anda

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pengunjung paling tidak betah berlama-lama di situs web yang membutuhkan waktu yang lama untuk loading. Alhasil mereka pergi dan mencari kebutuhan mereka di situs web lain. Itu berarti, pengunjung potensial Anda sudah hilang. Namun tak hanya itu, efek jangka panjang bisa lebih parah jika Anda membiarkan hal ini secara terus menerus.

Berdasarkan statistik, behavior pengunjung adalah sebagai berikut;

  • 64% pelanggan yang tidak puas di website lemot Anda akan pergi ke website pesaing sebagai alternatif
  • 50% pengunjung akan memberitahukan pengalaman buruk mereka ke orang lain dan setengahnya bahkan akan menceritakannya melalui platform media sosial, dan
  • 40% orang tidak akan kembali ke website yang membutuhkan waktu lebih dari 3 detik untuk termuat.

Tidak mau kan kemungkinan-kemungkinan buruk tersebut terjadi pada website Anda?

10. Tidak Produktif

Bukan hanya pelanggan saja yang dirugikan dari permasalahan ini, namun juga karyawan dan staff-staff Anda. Anda harus menyadari bahwa pentingnya kecepatan website mempengaruhi karyawan Anda yang kerjanya berhubungan langsung dengan situs web. Mereka akan merasa kurang produktif karena situs web yang diaksesnya lemot sekali sehingga pekerjaan pun jadi terhambat.

Hindari Duplikasi Konten, Ini Resikonya!

Itulah beberapa alasan mengapa situs web yang Anda miliki harus memiliki kecepatan yang baik dalam proses pemuatan. Nah, bagi Anda para pemilik website, apakah Anda mau hal ini terjadi pada pengunjung website Anda? Tentu Tidak bukan? Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan pentingnya kecepatan website bagi bisnis Anda, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.